Feedback terjadi ketika suara dari speaker masuk kembali ke mikrofon, diperkuat, lalu keluar lagi dari speaker dalam lingkaran berulang. Bunyi melengking biasanya muncul ketika level sistem terlalu tinggi untuk posisi dan akustik ruangan. Cara paling efektif mengatasinya adalah memperbaiki susunan perangkat terlebih dahulu, bukan hanya mengurangi frekuensi secara ekstrem.
Letakkan speaker utama di depan mikrofon dan arahkan ke audiens. Hindari menempatkan mikrofon di depan speaker atau mengarahkan sisi sensitif mikrofon ke speaker. Jika pembicara bergerak, pastikan area panggung tetap berada di luar jalur utama pancaran speaker sebisa mungkin.
Atur level mikrofon secukupnya dan matikan kanal yang tidak digunakan. Minta pembicara menjaga jarak mulut ke mikrofon dengan konsisten serta tidak mengarahkannya ke speaker. Gunakan monitor panggung hanya pada level yang diperlukan, karena monitor juga dapat memicu feedback bila terlalu keras atau salah posisi.
Hal yang perlu diperhatikan
Equalizer dapat membantu mengendalikan frekuensi tertentu setelah penempatan dan level dasar benar. Teknisi biasanya menaikkan level secara bertahap, mendengarkan tanda awal feedback, lalu membuat koreksi kecil. Hindari memotong banyak frekuensi tanpa diagnosis karena suara dapat menjadi tipis dan tidak alami.
Jika feedback terdengar, turunkan fader mikrofon yang terkait terlebih dahulu atau mute sementara kanal tersebut. Setelah kondisi aman, periksa posisi speaker, arah mikrofon, jumlah mikrofon terbuka, dan level monitor. Sound check di ruangan sebenarnya sangat membantu karena setiap venue memiliki pantulan dan karakter akustik yang berbeda.
Butuh bantuan merencanakan audio acara?
Diskusikan kebutuhan Anda bersama Jaya Sound Batam.
Hubungi kami